Pendahuluan
Boot loop Windows 10 adalah masalah yang menjengkelkan dan memusingkan yang membuat banyak pengguna frustrasi dengan menjebak mereka dalam restart tanpa akhir. Hal ini mengakibatkan pengguna tidak dapat mencapai desktop, seringkali karena file sistem yang rusak, driver yang bermasalah, atau instalasi perangkat lunak baru. Panduan ini akan membawa Anda melalui teknik sederhana dan lanjutan untuk memperbaiki boot loop dan mencegah masalah di masa depan. Baik Anda baru dalam menggunakan komputer atau pengguna berpengalaman, strategi yang diuraikan akan membantu Anda mengembalikan fungsionalitas normal sistem Anda.

Memahami Boot Loop Windows 10
Mengalami boot loop berarti komputer Anda berulang kali gagal mengakses sistem operasi, sebaliknya memilih untuk merestart dirinya sendiri. Masalah ini sering kali dipicu oleh penghentian sistem yang tidak benar, kerusakan file, pembaruan perangkat lunak yang bermasalah, atau kegagalan perangkat keras. Mengidentifikasi penyebab ini sangat penting untuk mendiagnosa dan memperbaiki masalah. Dengan memahami akar dari boot loop, Anda dapat secara efektif menerapkan solusi untuk memperbaiki masalah tanpa gangguan permanen pada produktivitas Anda.
Berpindah dari memahami masalah ke mengatasi masalah merupakan hal penting. Mari kita jelajahi langkah-langkah pemecahan masalah vital yang dapat menghemat waktu dan usaha Anda.

Langkah Pemecahan Awal
Mulailah mengatasi boot loop dengan langkah-langkah pemecahan sederhana yang seringkali memerlukan keterampilan teknis minimal.
Melakukan Boot Ulang Keras
- Tahan tombol daya komputer Anda selama beberapa detik hingga mati.
- Tunggu sekitar 10 detik.
- Tekan lagi tombol daya untuk memulai ulang komputer dan lihat apakah dapat boot dengan benar.
Cara sederhana ini kadang-kadang dapat memperbaiki gangguan kecil dan mengembalikan sistem Anda ke normal.
Melepaskan Perangkat Eksternal
- Lepaskan perangkat eksternal seperti drive USB, printer, atau hard drive eksternal.
- Restart komputer Anda untuk memverifikasi apakah boot loop disebabkan oleh perangkat eksternal.
Perangkat keras eksternal terkadang mengganggu proses booting, menyebabkan komplikasi yang tidak perlu. Mengisolasi sumber potensial dengan cara ini dapat bermanfaat.
Sekarang, mari kita pertimbangkan teknik yang lebih mendalam jika pemecahan masalah dasar tidak efektif.
Solusi Menengah untuk Dicoba
Jika pemecahan masalah kecil tidak menyelesaikan masalah, coba metode menengah ini untuk intervensi sistem yang lebih dalam.
Booting ke Safe Mode
- Matikan komputer Anda, lalu tekan tombol daya untuk menyalakannya kembali.
- Saat Windows mulai memuat, tahan tombol daya selama 10 detik untuk mematikannya. Ulangi ini dua kali lagi.
- Pada restart ketiga, biarkan masuk ke Windows Recovery Environment.
- Pilih ‘Troubleshoot’ > ‘Advanced options’ > ‘Startup Settings’ dan klik ‘Restart’.
- Tekan ‘4’ atau ‘F4’ untuk boot ke Safe Mode.
Safe Mode memungkinkan diagnosis dengan memuat Windows dengan file dan driver terbatas.
Menjalankan Windows Automatic Repair
- Akses Windows Recovery Environment seperti dijelaskan sebelumnya.
- Pilih ‘Troubleshoot’, kemudian ‘Advanced options’.
- Pilih ‘Startup Repair’ dan ikuti instruksi di layar.
Perbaikan otomatis bertujuan untuk memperbaiki gangguan yang mencegah Windows diluncurkan dengan benar, yang dapat memperbaiki boot loop.
Saat kita menuju masalah yang lebih persisten, jelajahi tindakan perbaikan lanjutan berikutnya.
Teknik Perbaikan Tingkat Lanjut
Untuk masalah boot loop yang membandel, pertimbangkan metode perbaikan tingkat lanjut yang menggunakan alat baris perintah untuk menyelesaikan komplikasi file sistem langsung.
Menggunakan Command Prompt untuk Perbaikan Boot
- Masuk ke Windows Recovery Environment.
- Masuk ke ‘Troubleshoot’ > ‘Advanced options’, dan pilih ‘Command Prompt’.
- Di Command Prompt, masukkan perintah berikut, tekan Enter setelah masing-masing:
bootrec /fixmbrbootrec /fixbootbootrec /scanosbootrec /rebuildbcd
Perintah ini membantu menyelesaikan masalah yang terkait dengan Master Boot Record dan file sistem.
Memperbaiki Boot Configuration Data (BCD)
- Buka Command Prompt di Recovery Environment.
- Ketik dan jalankan:
bcdedit /export C:\BCD_Backupc:cd bootattrib bcd -s -h -rren c:\boot\bcd bcd.oldbootrec /RebuildBcd
Memperbaiki Boot Configuration Data sangat penting untuk fungsionalitas startup Windows yang tepat, yang dapat menghilangkan boot loop yang berulang.
Bertransisi dengan lancar dari perbaikan langsung ke pencegahan jangka panjang dapat sangat menguntungkan pengguna mana pun.

Mencegah Masalah Boot Loop di Masa Depan
Terapkan praktik pencegahan untuk melindungi sistem Anda agar tidak mengalami masalah boot loop di masa depan.
Pembaruan Perangkat Lunak dan Driver Secara Rutin
- Selalu perbarui OS Windows Anda dan semua driver. Ini mengurangi masalah kompatibilitas dan meningkatkan stabilitas sistem.
- Aktifkan pembaruan otomatis untuk memastikan sistem Anda tetap aman dan mutakhir.
Praktik Pemulihan dan Cadangan Sistem
- Cadangkan sistem dan file penting Anda secara rutin. Gunakan System Restore Windows 10 untuk mengembalikan konfigurasi stabil jika perlu.
- Lakukan pencadangan mingguan atau bulanan untuk mencegah kehilangan data akibat kerusakan atau kegagalan perangkat keras.
Dengan memprioritaskan pencegahan, Anda akan mengurangi risiko mengalami boot loop lagi.
Kesimpulan
Mengatasi boot loop Windows 10 tidak harus menakutkan. Mulai dari pemecahan masalah dasar dan lanjut ke perbaikan lanjutan sesuai kebutuhan dapat menyelesaikan masalah. Sama pentingnya adalah menerapkan tindakan pencegahan untuk melindungi sistem Anda dari masalah serupa di masa depan. Dilengkapi dengan solusi dan rekomendasi pencegahan ini, pastikan lingkungan komputasi Anda tetap stabil dan lancar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara mengakses Safe Mode di Windows 10?
Akses Safe Mode dengan mengganggu proses startup normal tiga kali. Ini akan membawa Anda ke Windows Recovery Environment, di mana Anda dapat memulai ulang dalam Safe Mode.
Dapatkah boot loop merusak komputer saya?
Walaupun boot loop itu sendiri tidak akan merusak perangkat keras, penutupan paksa yang berulang dapat berpotensi menyebabkan masalah perangkat keras seiring waktu. Segera menyelesaikan boot loop sangat disarankan.
Bagaimana cara membuat recovery drive untuk Windows 10?
Untuk membuat recovery drive, cari ‘Create a recovery drive’ di menu mulai. Ikuti petunjuknya, menggunakan USB drive dengan kapasitas minimal 16GB. Drive ini dapat digunakan untuk pemecahan masalah di masalah boot di masa depan.